DAGELAN BASIYO
.
Nggak jemu-jemu ndengerin dagelan Basiyo..
dari intonasi cara ngomong aja dah ngak karuan.. bikin ketawa…
dulu punya banyak sekali koleksi kaset pitanya.. tapi sekarang nyesel.. dulu kasetnya tak buat untuk ekor layang layang.
iseng aku cari MP3 nya… ternyata masih ada walaupun nggak sekomplit di kaset. lumayan untuk obat stres.
link downloadnya ada….Mau..!!!!!
Naaah…. ini artikel tentang basiyo :
————————————————————————————————————————-
Basiyo adalah pelawak dari Yogyakarta. Dalam penjelasan Sunardian Wirodono,
pelawak Basiyo mampu melintasi batas ruang dan waktu.
Meski mungkin bagi sebagian besar Indonesia tidak mengetahui siapa itu Basiyo,
namun mereka yang berlatar Jawa (Mataram) relatif mengenalnya.
Tidak peduli orangtua, orang muda, orang kota, orang desa,orang berpendidikan dan tidak.
.
Basiyo dipercaya meninggal dalam usia 70-an yakni pada tahun 1984.
Jadi, kira-kira, beliau kelahiran 1910-an.
Basiyo terkenal dengan lawakan yang banyak orang mengistilahkan dengan “Dagelan Mataram”.
Dagelan Mataram (Yogyakarta) adalah jenis lawakan yang kemudian dipakai oleh Ibu Sri Mulat,
untuk pergelaran kelilingnya (1940-an) yang kemudian dijadikan maskot pertunjukannya yang
kemudian dikenal bernama Srimulat (Surabaya).
.
Karena itu, pemain Srimulat pada awal-awalnya adalah pelawak dari Yogyakarta.
Dialog dalam lawakan Dagelan Mataram menggunakan Bahasa Jawa
sebagaimana yang kemudian juga dipakai oleh Basiyo.
.
Sebagian “sparing partner” dalam lawakannya di antaranya:
Darsono,
Hardjo Gepeng,
Suparmi,
dan Sugiyem,
istrinya sendiri serta teman – temannya yang lain.
.
Kebanyakan, mereka adalah karyawan RRI Nusantara II Yogyakarta,
sebagaimana kebanyakan dari mereka ditampung oleh Pemerintah waktu itu.
.
Di antara karya – karya Basiyo misalnya:
Basiyo mBecak, Degan Wasiat, Kapusan, Kibir Kejungkir, Maling Kontrang-kantring,
Gathutkaca Gandrung, Besanan, dan masih beberapa lagi lainnya,
semuanya mencapai lebih dari 100-an judul.
.
Ia bukan hanya pelawak,
melainkan juga berhasil mempopulerkan jenis gending “Pangkur Jenggleng”,
yakni, cara menyanyi (nembang) Jawa yang bisa diselingi dengan lawakan,
tanpa kehilangan irama (tone) dari tembang yang sedang dibawakan.
Cara memukul gamelan pun, tidak lazim, karena lebih mengandalkan kendhang sebagai “dirigen”
untuk akhirnya pada ketukan (birama) terakhir dipakai sebagai waktu untuk
memukul semua alat musik perkusi (terutama saron) sekeras-kerasnya.
Meski menggunakan bahasa Jawa dan “produk lama”, nama Basiyo muncul kembali.
.
Banyak anak muda (umumnya pekerja kreatif dari Yogyakarta yang bekerja di Jakarta),
adalan penggemar Basiyo.
Mereka bahkan mengubah audio kaset ke MP3 dan menyebarluaskannya lewat internet.
Menurut anak-anak muda itu (tentu saja yang paham bahasa Jawa),
lawakan Basiyo jauh lebih bermutu,lebih cerdas,
dibandingkan lawakan pelawak-pelawak yang sering muncul di layar kaca televisi sekarang ini.
Dalam masa jayanya, Basiyo acap berkolaborasi dengan nama-nama seniman kondang pada dunia dan masanya,
seperti Bagong Kussudiardjo, Ki Narto Sabdo, Nyi Tjondrolukito. Beberapa pengagumnya,
eperti budayawan Umar Kayam, pelukis Affandi, sastrawan Arswendo Atmowiloto,
memuja Basiyo sebagai pelawak yang cerdas,
memiliki daya spontanitas dan nalar yang jernih.
Hasil karya Basiyo pada umumnya diterbitkan oleh perusahaan rekaman Fajar Borobudur Record
ada juga Irma (atau Ira?) kesemuanya di Semarang,
meski ada juga yang direkam oleh Lokananta (Sala).
Informasi mengenai perusahaan rekaman ini masih belum didapatkan.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Basiyo
————————————————————————————————————————-
DAGELAN BASIYO
.================================================================
.
.
Sumber :http://pr4bu.co.cc
















Yang file nya kecil ada ga kalo
By: tajec on 5 July 2011
at 2:01 am
ijin share di FB nggih Pak
By: wahyu on 10 April 2011
at 6:34 am
Emang kalo di daerah Solo n Jogja Basiyo terkenal, di radio lokal Solo n Jogja jg msh sering diputer. Perusahaan Rekaman Lokananta masih berdiri sampai sekarang, kebetulan dekat rumah ku tuh…
By: Bagas on 20 October 2010
at 3:38 pm
trim ya atas link nya. basiyo is the best ………..
By: andre on 7 October 2010
at 10:19 am
Ok mia
By: Donama on 15 March 2010
at 12:07 pm
Beliau adalah inspirasiku,sewaktu aku kecil di desa,sehingga skrg aku menggeluti duniaBanyolo membanyol sampe skrg Makasih Pak Bas…!
By: manyul sutopo on 13 March 2010
at 1:25 pm
menawi koleksinipun kirang lengkap. Download mawon ing : http://bambsolution.tk
lampahan:
1. BASIYO – BAJUL BUNTUNG
2. BASIYO – BAKUL GUDEG
3. BASIYO – DADUNG KEPUNTIR
4. BASIYO – DEGAN WASIAT
5. BASIYO – GADON GUYON
6. BASIYO – GANDRUNG KEPENTHUNG
7. BASIYO – GANDRUNG
8. BASIYO – GATUTKACA GANDRUNG
9. BASIYO – IMPEN DARA DASIH
10. BASIYO – JAKA BODHO
11. BASIYO – KAPUSAN
12. BASIYO – KIBIR KEJUNGKIR
13. BASIYO – KODOK MUNGGAH KEBO
14. BASIYO – KRONCONGAN
15. BASIYO – MBARANG WIRANG
16. BASIYO – MBECAK
17. BASIYO – MBLANTIK
18. BASIYO – MENANG LOTRE
19. BASIYO – MIDANG
20. BASIYO – NGEDAN
21. BASIYO – NGLIRWAKNE DAWUH
22. BASIYO – NYAKOT KEBRAKOT
23. BASIYO – PAK DENGKEK
24. BASIYO – PALARAN JENGGLENG
25. BASIYO – pANGKUR JENGGLENG
26. BASIYO – POPOK WEWE
27. BASIYO – SAM PEK IN TAY
28. BASIYO – SEMAR MESEM
29. BASIYO – SEPATU SANDAL
30. BASIYO – SI KOJEK DILARIKAN BABU
31. BASIYO – TOPO BISU
32. BASIYO – TUWO TUWAS
33. BASIYO – UYON-UYON GUYON
34. BASIYO – WAJIK KLETHIK
35. BASIYO – JATUH CINTA
36. BASIYO – KE JAKARTA
37. BASIYO – AJA DUMEH
38. BASIYO – PARI BENGKONG
sugeng midangetaken
By: bamb_st on 3 March 2010
at 12:55 pm
saya membutuhkan rekaman basiyo pangkur jengleng dalam bentuk CD mohon bantuan saya bersedia m,engganti biaya mengingat dalam bentuk kaset saya telah berganti sebanyak 3 kali mulai pertama membeli tahun 1975 terimakasih
By: soenarto herlambang on 5 February 2010
at 1:09 pm
Saya mendengarkan Basiyo itu kelas 2 SD tahun 1985 gitu itu kalo ngga salah yang basiyo mbecak dech terus sekarang saya sangat rindu banget dengan dagelan2x jawa sampai2x saya cari kasetnya pangkur jenglengnya basiyo ngga ada bisa dapat informasi ngga tentang CD2X Pangkur jengleng Basiyo Thx Yudhi
By: A.S.Wahyudi on 18 January 2010
at 4:11 pm
bagus banget…. ada videonya ngga’ ya
By: Bozz Erza on 26 December 2009
at 9:26 am
Terima kasih atas informasinya. Saya juga sering dengarkan Dagelannya Basiyo lewat ki-demang.com memang jarang pelawak yang sejernih dia. Semoga dagelannya sebagai obat sepaneng buat kita.
By: Abah Yudhi on 26 November 2009
at 12:20 am