Posted by: thetopsecret | 13 August 2008

WELCOME

Sssssssssssttttttttttt…

THIS IS THE TRUTH SECRET


free counters

Posted by: thetopsecret | 11 July 2009

DAGELAN BASIYO

DAGELAN BASIYO

.

Nggak jemu-jemu ndengerin dagelan Basiyo..

dari intonasi cara ngomong aja dah ngak karuan.. bikin ketawa…

dulu punya banyak sekali koleksi kaset pitanya.. tapi sekarang nyesel.. dulu kasetnya tak buat untuk ekor layang layang.

iseng aku cari MP3 nya… ternyata masih ada walaupun nggak sekomplit di kaset. lumayan untuk obat stres.

link downloadnya ada….Mau..!!!!!

basiyo

basiyo

Naaah…. ini artikel tentang basiyo :

————————————————————————————————————————-

Basiyo adalah pelawak dari Yogyakarta. Dalam penjelasan Sunardian Wirodono,
pelawak Basiyo mampu melintasi batas ruang dan waktu.
Meski mungkin bagi sebagian besar Indonesia tidak mengetahui siapa itu Basiyo,
namun mereka yang berlatar Jawa (Mataram) relatif mengenalnya.
Tidak peduli orangtua, orang muda, orang kota, orang desa,orang berpendidikan dan tidak.
.
Basiyo dipercaya meninggal dalam usia 70-an yakni pada tahun 1984.
Jadi, kira-kira, beliau kelahiran 1910-an.

Basiyo terkenal dengan lawakan yang banyak orang mengistilahkan dengan “Dagelan Mataram”.
Dagelan Mataram (Yogyakarta) adalah jenis lawakan yang kemudian dipakai oleh Ibu Sri Mulat,
untuk pergelaran kelilingnya (1940-an) yang kemudian dijadikan maskot pertunjukannya yang
kemudian dikenal bernama Srimulat (Surabaya).
.
Karena itu, pemain Srimulat pada awal-awalnya adalah pelawak dari Yogyakarta.
Dialog dalam lawakan Dagelan Mataram menggunakan Bahasa Jawa
sebagaimana yang kemudian juga dipakai oleh Basiyo.
.
Sebagian “sparing partner” dalam lawakannya di antaranya:
Darsono,
Hardjo Gepeng,
Suparmi,
dan Sugiyem,
istrinya sendiri serta teman – temannya yang lain.
.
Kebanyakan, mereka adalah karyawan RRI Nusantara II Yogyakarta,
sebagaimana kebanyakan dari mereka ditampung oleh Pemerintah waktu itu.
.
Di antara karya – karya Basiyo misalnya:
Basiyo mBecak, Degan Wasiat, Kapusan, Kibir Kejungkir, Maling Kontrang-kantring,
Gathutkaca Gandrung, Besanan, dan masih beberapa lagi lainnya,
semuanya mencapai lebih dari 100-an judul.
.
Ia bukan hanya pelawak,
melainkan juga berhasil mempopulerkan jenis gending “Pangkur Jenggleng”,
yakni, cara menyanyi (nembang) Jawa yang bisa diselingi dengan lawakan,
tanpa kehilangan irama (tone) dari tembang yang sedang dibawakan.
Cara memukul gamelan pun, tidak lazim, karena lebih mengandalkan kendhang sebagai “dirigen”
untuk akhirnya pada ketukan (birama) terakhir dipakai sebagai waktu untuk
memukul semua alat musik perkusi (terutama saron) sekeras-kerasnya.
Meski menggunakan bahasa Jawa dan “produk lama”, nama Basiyo muncul kembali.
.
Banyak anak muda (umumnya pekerja kreatif dari Yogyakarta yang bekerja di Jakarta),
adalan penggemar Basiyo.
Mereka bahkan mengubah audio kaset ke MP3 dan menyebarluaskannya lewat internet.
Menurut anak-anak muda itu (tentu saja yang paham bahasa Jawa),
lawakan Basiyo jauh lebih bermutu,lebih cerdas,
dibandingkan lawakan pelawak-pelawak yang sering muncul di layar kaca televisi sekarang ini.
Dalam masa jayanya, Basiyo acap berkolaborasi dengan nama-nama seniman kondang pada dunia dan masanya,
seperti Bagong Kussudiardjo, Ki Narto Sabdo, Nyi Tjondrolukito. Beberapa pengagumnya,
eperti budayawan Umar Kayam, pelukis Affandi, sastrawan Arswendo Atmowiloto,
memuja Basiyo sebagai pelawak yang cerdas,
memiliki daya spontanitas dan nalar yang jernih.
Hasil karya Basiyo pada umumnya diterbitkan oleh perusahaan rekaman Fajar Borobudur Record
ada juga Irma (atau Ira?) kesemuanya di Semarang,
meski ada juga yang direkam oleh Lokananta (Sala).
Informasi mengenai perusahaan rekaman ini masih belum didapatkan.

Sumber :  http://id.wikipedia.org/wiki/Basiyo

————————————————————————————————————————-

DAGELAN BASIYO


Side A
Side B

basiyo

Download


Side A
Side B

basiyo

Download


Side A
Side B

basiyo

Download


Side A
Side B

basiyo

Download



basiyo

Download



basiyo

Download



basiyo

Download



basiyo

Download


Side A
Side B

basiyo

Download



basiyo

Download



basiyo

Download



basiyo

Download



basiyo

Download



basiyo

Download


Side A
Side B

basiyo

Download

.================================================================
.
.
Sumber :http://pr4bu.co.cc

Posted by: thetopsecret | 4 July 2009

PENGALAMAN KASET PITA BUNDET

PENGALAMAN KASET BUNDET

——————————————————————————————

pengalaman enggunakan kaset pita

Kaset Bundet

Kaset Bundet

—————————————————————————————-

Suka rekam lagu…. lupa kaset baru yang ketimpal rekaman…hilang dah

—————————————————————————————-

bapak sama ibuk lagi berantem isen iseng di rekam

—————————————————————————————-

ngerekam suara simbah.. begitu meninggal jadi serem ndengernya..

—————————————————————————————-

kasetnya jatuh ke injek.. trus di putar rodanya jadi berat

—————————————————————————————-

suaranya berubah jadi bukan suara aslinya… ternyata roda pemutar kaset seret.

—————————————————————————————-

kaset lupa naruh… begitu ketemu …pitanya jamuran.

—————————————————————————————-

head kotor suaranyajadi serasa jauh.. kayak orang di bingkem…

—————————————————————————————-

pita kaset di olor kemudian di ikat di layang layang untuk ekor… panjang

—————————————————————————————-

kasetnya kecemplung di air… dijemur …. eee malah kriting..

—————————————————————————————-

tombol play di tekan selalu balik lagi… akhirnya tombolnya di ganjel pake batang korek api.

—————————————————————————————-

di puter malah suaranya nggak karuan…. ternyata pitanya melintir kebalik.

—————————————————————————————-

maksudnya hati hati…. bongkar kaset yang melintir…. wallaah gulungan pirtanya jatuh…

—————————————————————————————-

Upacara bendera bisa jadi mawut, soalnya kaset untuk iringan lagu, mbleret suaranya, karena keseringan diputar, sehingga bunyinya jadi seperti prenjak kloloden precil.

—————————————————————————————-

Acara senam pagi Indonesia di sekolah, bisa batal karena kasetnya bundhet, dan Pak Guru jadi sibuk mengurainya.

—————————————————————————————-

Lihat kakak malah bete, nggak bisa mendengarkan lagu “Suzanna duduk di sofa” (bukan Suzanna bintang pilem horor lho, tapi yang ‘Suzanna Suzanna I am crazy loving you’), soalnya tape-nya lagi di-service.

—————————————————————————————-

(Sehabis Dunia dalam berita, menanti nongolnya Chips, The A Team, Bonanza) “Ssst … jangan rame-rame … (sambil mendekatkan tape recorder ke tipi untuk merekam) “Moga-moga nggak ada laporan khusus ….”, abis lagu pembukanya selesai matiin lagi tape-nya.

—————————————————————————————-

Kemringet juga, kaset lawas yang dimasukkin ke tape mobil bikin bundhet, susah banget ngeluarinnya, lebih susah dari yang tape biasa. Biar sudah tekan eject berkali-kali kok tape-nya sepertinya malah ngejek.

—————————————————————————————-

Kemringet lagi, harus menggulung pita kaset yang sudah molor panjang banget. Menggulungnya juga masih manual diputer pake jari, belum tahu kalo bisa digulung pake pulpen.

—————————————————————————————-

Kesetrum sewaktu mau mencungkil pita yang mbundhet di tape, he he lupa mencabut kabel dari steker.

—————————————————————————————-

Punya tape yang tiap tekan tombol stop, maka tombol lainnya mencelat semua.

—————————————————————————————-

“Jeglek”, terkaget oleh bunyi tombol play yang mental ke atas sewaktu putaran kasetnya sudah mentok, padahal tadinya sudah teklak-tekluk ndengerin suaranya Chrisye.

—————————————————————————————-

Masih nggak ngerti kenapa kaset dimasukkan tape mesti dalam posisi terbalik. Sering salah juga masukinnya.

—————————————————————————————-

He he, waktu kecil saya juga suka mengulur-ulur pita kaset sampai molor nggak karuan. Habis itu bingung masukinnya lagi.

—————————————————————————————-

Waktu kecil juga, suka iseng menjalankan tape kosong lalu tutal-tutul roda tape yang lagi berputar.

—————————————————————————————-

.

.

.

.

.

.

.

Older Posts »

Categories